Home / Ruwa Jurai / Setubuhi Ponakan, Seorang Paman Terancam Dibui 15 Tahun
Setubuhi Ponakan, Seorang Paman Terancam Dibui 15 Tahun

Setubuhi Ponakan, Seorang Paman Terancam Dibui 15 Tahun

LAMPUNG1.COM, Pesawaran-WH (46)adalah seorang paman tega melakukan persetubuhan paksa kepada ponakannya berusia 15 tahun dalam aksi bejatnya diduga mabuk usai meminum tuak, kini pelaku menjadi tahanan Mapolres Pesawaran.

" Pelaku WH dan barang bukti telah dibawa ke Polres Pesawaran untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, Sabtu (25/11/2022).

Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku ditangkap sebagaimana laporan orangtua korban sebagaimana surat LP / 732 / XI / 2022 / SPKT / POLRES PESAWARAN / POLDA LAMPUNG tanggal 21 November 2022 Tentang diduga telah terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

" Pelaku kami jerat dengan Pasal 81 Ayat (1) subs Pasal 82 ayat (1) junto Pasal 76 E subs 76 D UU No 17 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun, mengingat kasus ini menjadi target respons problem akut Program Quick Wins presisi Polri," jelas AKP Supriyanto Husin.

Lebih dari itu, AKP Supriyanto Husin menegaskan, saat penangkapan, selain pelaku juga barang bukti diamankan 1 helai baju lengan panjang warna abu-abu bertuliskan Nevada,1 helai celana panjang warna hitam, 1 helai celana dalam warna hitam merah, dan 1 helai bra warna hitam.

" Pelaku ditangkap pada hari Jumat tanggal 25 Nopember 2022 sekira jam 01.30 Wib setelah mendapat informasi berada dirumah mertuanya di Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, dipimpin Kanit IV Sat Reskrim Polres Pesawaran Aiptu Feri Ariyan Sori, bersama anggota," tegasnya.

Kronologis kejadiannya, lanjut Kasat Reskrim, pada hari Minggu tanggal 20 November 2022 Sekira Pukul 18.30 Wib yangmana pelaku merupakan paman korban saat itu berpamitan dengan ibu korban dengan alasan mau mengantarkan anaknya teman pelaku.

" Akan tetapi korban dibawa ke lapo tuak di daerah Desa Anglo, dan pelaku mengajak korban untuk meminum tuak, namun korban menolak, dan pelaku sempat meminum tuak di lapo tuak tersebut," kata dia lagi.

Setelah itu, sambung Kasat Reskrim, pelaku membawa korban kearah pulang kerumah korban akan tetapi membawa korban kearah tempat yang sepi di areal kebun. Pelaku menyeret dan memaksa korban kedalam kebun, lalu pelaku langsung menyetubuhi korban dengan paksa.

" Korban saat itu menangis sambil berteriak meminta tolong namun pelaku membekap mulut korban agar tidak bersuara, atas kejadian tersebut korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibu korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pesawaran," tandas Kasat Reskrim Polres Pesawaran. (Wahyudin).

Visitor: 98